Iklan

terkini

BEM USN Kolaka Satukan Pemerintah, Kampus, dan Perusahaan, Forum Kolaborasi Pendidikan Siap Dibentuk

7/06/26, 19:13 WIB Last Updated 2026-07-06T12:14:36Z
BEM USN Kolaka bentuk forum kolaborasi multistakeholder untuk meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Mekongga melalui forum FGD yang digelar di Auditorium USN, pada Sabtu (5/7/2026). | Foto: Istimewa


KOLAKA, IVK – Gagasan menjadikan kekayaan sumber daya alam sebagai penggerak kemajuan pendidikan mulai menemukan titik temu.


Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka berhasil mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, legislatif, perusahaan tambang, organisasi kepemudaan, akademisi, hingga insan pers dalam satu forum strategis.


Melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Kolaka Berkelanjutan: Peran Stakeholder dalam Tata Kelola Sumber Daya Alam Sektor Pertambangan untuk Instrumen Pendidikan Daerah", yang digelar di Auditorium USN Kolaka, Sabtu (5/7/2026), seluruh peserta sepakat bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, bukan sekadar wacana.


Forum yang diinisiasi BEM USN Kolaka itu menghasilkan satu kesepakatan penting, yakni pembentukan Forum Kolaborasi Multistakeholder untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Kolaka.


Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh berbagai unsur strategis, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kolaka, Universitas Sembilanbelas November Kolaka, DPRD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bappeda, perusahaan-perusahaan pertambangan, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, akademisi, hingga media.


Forum kolaborasi itu ditargetkan terbentuk paling lambat satu bulan setelah berita acara ditandatangani.


Ketua BEM USN Kolaka, Andi Adrian B, mengatakan mahasiswa tidak hanya hadir sebagai penyampai kritik, tetapi juga harus mampu menjadi penghubung yang mempertemukan berbagai kepentingan untuk melahirkan solusi bagi daerah.


Menurutnya, sektor pertambangan yang berkembang pesat di Kabupaten Kolaka harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui dunia pendidikan.


"Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya kolaborasi. Kami ingin seluruh stakeholder duduk bersama, menyusun langkah konkret agar kekayaan sumber daya alam juga menjadi investasi bagi masa depan pendidikan di Kolaka," ujarnya.


Melalui forum tersebut, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi kepemudaan, hingga media diharapkan memiliki ruang koordinasi yang lebih terstruktur dalam merancang program-program pendidikan yang berkelanjutan.


Tak hanya menjadi wadah komunikasi, forum ini juga diharapkan mampu menjadi instrumen pengawasan bersama terhadap berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan di sektor pendidikan agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.


BEM USN Kolaka menilai, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk, tetapi juga dari sejauh mana investasi tersebut mampu melahirkan generasi yang berkualitas.


Melalui FGD ini, BEM USN Kolaka menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada pembangunan sumber daya manusia.


Forum tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya model kolaborasi multipihak di Kabupaten Kolaka, sehingga potensi sumber daya alam dapat berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pendidikan sebagai fondasi menuju Kolaka yang berkelanjutan. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • BEM USN Kolaka Satukan Pemerintah, Kampus, dan Perusahaan, Forum Kolaborasi Pendidikan Siap Dibentuk

Terkini

Topik Populer

Iklan