Iklan

terkini

RKAB 2026 Resmi Disetujui, PT Vale Indonesia Pastikan Operasional Kembali Berjalan

1/15/26, 14:53 WIB Last Updated 2026-01-15T07:53:56Z

Kawasan PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa. | Foto: Istimewa

JAKARTA, IVK – PT Vale Indonesia Tbk akhirnya mendapat kepastian operasional setelah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 resmi disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (15/1/2026).


Persetujuan tersebut menjadi penanda penting bagi keberlanjutan aktivitas PT Vale.


Hal tersebut sekaligus memastikan kelanjutan investasi jangka panjang perusahaan sebagai bagian dari ekosistem industri nikel nasional dan rantai pasok global.


Dengan terbitnya RKAB 2026, PT Vale kini mulai memfokuskan langkah pada pemulihan penuh kegiatan operasional dan konstruksi di seluruh wilayah kerja perusahaan, yakni Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi.


Seluruh aktivitas tersebut dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan yang berlaku, guna mengejar ketertinggalan akibat penghentian sementara sebelumnya.


Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, menyebut persetujuan RKAB ini sebagai fondasi penting bagi disiplin produksi dan tata kelola industri yang sehat.


“Dengan dasar perizinan yang lengkap, seluruh kegiatan kami kini berjalan kembali secara normal, patuh, dan berkelanjutan,” ujar Bernardus.


Persetujuan RKAB 2026 juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang kembali menerapkan mekanisme persetujuan RKAB secara tahunan, menggantikan skema sebelumnya yang berbasis tiga tahunan.


Bagi PT Vale, kepastian ini menjadi landasan strategis dalam menjaga kesinambungan produksi serta mendukung stabilitas industri nikel nasional.


Melalui RKAB yang telah disahkan, perusahaan akan melanjutkan rencana operasional dan produksi sesuai ketentuan.


Sekaligus memastikan pasokan berkelanjutan bagi industri pengolahan dan pemurnian dalam negeri.


Selama lebih dari lima dekade beroperasi di Indonesia, PT Vale terus mencatatkan kontribusi nyata.


Kontribusi tersebut di antaranya penerimaan negara melalui pajak dan PNBP, penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok lokal.


Termasuk investasi jangka panjang dalam program hilirisasi dan pengembangan rantai nilai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).


Sejalan dengan agenda transisi energi nasional, PT Vale juga melanjutkan investasi pada teknologi rendah emisi serta pengembangan fasilitas pengolahan lanjutan.


Termasuk proyek High Pressure Acid Leach (HPAL), guna meningkatkan daya saing industri nikel Indonesia di pasar global.


Manajemen PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun industri nikel yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkelanjutan.


“Dengan mengedepankan prinsip kepatuhan, transparansi, dan tata kelola yang baik, PT Vale optimistis dapat terus berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.” pungkasnya. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • RKAB 2026 Resmi Disetujui, PT Vale Indonesia Pastikan Operasional Kembali Berjalan

Terkini

Topik Populer

Iklan