Iklan

terkini

PT Vale Bagikan Dividen Rp750 Miliar Lebih, Kinerja 2025 Tumbuh di Tengah Tekanan Harga Nikel

6/02/26, 13:49 WIB Last Updated 2026-06-02T06:49:14Z
PT Vale Indonesia Tbk menggelar rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, pada 2 Juni 2026. | Foto: Istimewa


JAKARTA, IVK PT Vale Indonesia Tbk kembali menunjukkan ketangguhannya di tengah fluktuasi harga nikel dunia.


Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar secara hybrid pada Selasa (2/6/2026), para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$45,64 juta atau sekitar Rp750 miliar lebih.


Nilai tersebut setara 60 persen dari laba bersih Perseroan sepanjang tahun buku 2025.


Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 12 Juni 2026 dan dijadwalkan dibayarkan pada 26 Juni 2026.


Keputusan itu menjadi bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan yang berhasil mencatat pertumbuhan di tengah tantangan industri nikel global.


Sepanjang 2025, PT Vale membukukan laba bersih sebesar US$76 juta atau meningkat 32 persen dibanding tahun sebelumnya.


Pendapatan perusahaan juga tumbuh 4 persen menjadi US$990 juta.


Sementara EBITDA tercatat mencapai US$228 juta dengan biaya produksi nikel matte yang tetap terjaga.


Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kekuatan operasional perusahaan di tengah situasi pasar yang tidak mudah.


Menurutnya, PT Vale tetap mampu menjaga profitabilitas sekaligus melanjutkan transformasi menuju perusahaan tambang mineral kritis yang terintegrasi dan berkelanjutan.


“Dividen yang kami tetapkan hari ini dan kemajuan proyek-proyek HPAL mencerminkan keyakinan kami terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon dan bertanggung jawab bagi transisi energi global,” ujar Bernardus.


Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris.


Pemegang saham menerima pengunduran diri Emily Olson dari jabatan Wakil Presiden Komisaris serta Christopher McCleave dari jabatan Komisaris.


Sebagai penggantinya, RUPST menunjuk Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris.


Patricia Renee Pegues dan Adam MacMillan juga resmi bergabung sebagai Komisaris Perseroan.


Perubahan tersebut disebut sebagai langkah memperkuat kepemimpinan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri mineral kritis yang terus berkembang.


PT Vale menegaskan akan terus fokus pada praktik pertambangan berkelanjutan, hilirisasi yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.


Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral untuk transisi energi bersih, perusahaan optimistis Indonesia akan memainkan peran strategis sebagai salah satu pemasok utama nikel rendah karbon dunia. (IVK)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PT Vale Bagikan Dividen Rp750 Miliar Lebih, Kinerja 2025 Tumbuh di Tengah Tekanan Harga Nikel

Terkini

Topik Populer

Iklan