Iklan

terkini

Dua Hari Tak Pulang, Lansia 80 Tahun di Kolaka Timur Ditemukan Selamat di Kebun

9/27/26, 10:19 WIB Last Updated 2026-09-27T03:19:24Z
Kakek Tukidi (80) menjalani pemeriksaan kesehatan usai ditemukan oleh tim SAR di sebuah kebun, Minggu (27/9/2026). | Foto: KPP Kendari


KOLAKA TIMUR, IVK — Setelah dua hari dilakukan pencarian, seorang lansia berusia 80 tahun yang dilaporkan hilang di kawasan kebun Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.


Lansia bernama Tukidi tersebut ditemukan oleh seorang petani cengkeh pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 08.00 Wita.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan korban ditemukan sekitar 1,6 kilometer ke arah selatan barat daya dari lokasi terakhir korban diketahui berada atau Last Known Position (LKP).


“Korban ditemukan oleh petani cengkeh di dalam sebuah kebun dalam keadaan selamat,” kata Amiruddin dalam laporan perkembangan operasi SAR, Minggu.


Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR gabungan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di Puskesmas Lambandia.


Amiruddin menjelaskan, pencarian pada hari kedua dimulai sekitar pukul 07.00 Wita dengan membagi personel menjadi dua tim.


Tim pertama melakukan penyisiran sejauh tiga kilometer menggunakan metode ESAR serta menyusuri jalan setapak.


Sementara Tim kedua juga melakukan penyisiran sejauh tiga kilometer dengan metode yang sama untuk memperluas area pencarian.


Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah tim menerima informasi dari personel di lapangan bahwa korban telah ditemukan oleh seorang petani cengkeh.


Dengan ditemukannya Tukidi dalam kondisi selamat, operasi SAR terhadap satu orang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan kebun Desa Penanggo Jaya resmi dihentikan.


“Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” ujar Amiruddin.


Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi selanjutnya dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.


Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian terdiri dari SMC dan staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek Lambandia, BPBD Kolaka Timur, Puskesmas Lambandia, Pramuka Peduli Kolaka Timur, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.


Operasi tersebut juga didukung sejumlah peralatan, di antaranya truk personel, sepeda motor trail, peralatan medis dan evakuasi SAR, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.


Sebelumnya, Tukidi dilaporkan meninggalkan rumah pada 21 September 2026 sekitar pukul 21.00 Wita.


Saat itu pihak keluarga mengira korban pergi ke rumah anaknya.


Namun hingga 23 September 2026, keluarga baru mengetahui bahwa Tukidi ternyata tidak berada di rumah anaknya.


Korban diketahui terakhir kali terlihat berada di sekitar kawasan kebun Desa Penanggo Jaya.


Pihak keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum menemukan keberadaan korban hingga laporan tersebut diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan.


Setelah pencarian dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan selama dua hari, Tukidi akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dibawa ke Puskesmas Lambandia untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung cerah dengan kecepatan angin sekitar 15 kilometer per jam dari arah utara hingga timur laut. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dua Hari Tak Pulang, Lansia 80 Tahun di Kolaka Timur Ditemukan Selamat di Kebun

Terkini

Topik Populer

Iklan