![]() |
| 13 nelayan dievakuasi di perairan Pulau Lambasina, Kabupaten Kolaka akibat perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan pada bagian mesin. | Foto: Istimewa |
KOLAKA, IVK – Momen menegangkan dialami 13 nelayan di perairan Pulau Lambasina, Kabupaten Kolaka.
Longboat atau perahu yang mereka gunakan untuk mencari ikan mengalami kerusakan mesin dan terdampar di tengah laut.
Informasi tersebut diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada Jumat (21/2) pukul 12.04 WITA dari Abdul Razak, salah seorang penumpang kapal (POB).
Ia melaporkan bahwa longboat berpenumpang 13 orang mengalami gangguan pada baling-baling setelah dihantam ombak saat hendak kembali ke daratan.
Merespons laporan itu, pada pukul 12.24 WITA Tim Rescue Pos SAR Kolaka langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Jarak tempuh dari Pos SAR Kolaka ke lokasi sekitar 14 mil laut.
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca saat operasi berlangsung terpantau cerah berawan, dengan kecepatan angin 18 km/jam dari arah barat dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 0,75 meter.
Sekitar pukul 15.48 WITA, tim SAR tiba di lokasi dan menemukan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. Proses evakuasi pun dilakukan secara bertahap:
- Lima orang dievakuasi menggunakan RIB Pos SAR Kolaka,
- Tiga orang menggunakan longboat Polair Polres Kolaka,
- Lima orang lainnya dievakuasi menggunakan kapal ikan yang sekaligus menarik longboat korban.
Pada pukul 17.13 WITA, RIB Pos SAR Kolaka tiba di Pelabuhan Nusantara Kolaka membawa para korban dengan selamat.
Dengan telah dievakuasinya seluruh penumpang, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil koordinasi cepat dan kolaborasi berbagai unsur, mulai dari Pos SAR Kolaka, Polair Polres Kolaka, ABK kapal ikan, hingga keluarga korban.
Diketahui, peristiwa bermula pada Kamis (20/2) sekitar pukul 15.00 WITA ketika para nelayan berangkat mencari ikan di sekitar perairan Lambasina.
Saat hendak pulang, baling-baling longboat rusak akibat hantaman ombak, membuat kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan membutuhkan bantuan evakuasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Seluruh nelayan kini telah kembali ke daratan dalam keadaan selamat. (nov)
