![]() |
| Parkiran RSUD Benyamin Guluh (SMS Berjaya) kini menuai sorotan publik lantaran banyaknya pengunjung kehilangan barangnya di tempat penitipan. | Foto: Noval |
KOLAKA, IVK – Keluhan terkait dugaan lemahnya pengawasan parkiran di RSUD Benyamin Guluh terus bergulir di media sosial.
Setelah viralnya unggahan akun Facebook Indriyani Umar pada Minggu (22/3/2026) malam, kini muncul komentar dari warganet lain yang mengaku mengalami kejadian serupa.
Salah satunya datang dari akun Haris To Kamase yang mengaku telah kehilangan dua helm di area parkiran rumah sakit tersebut.
Dalam komentarnya, Haris menyebut kejadian kehilangan itu bahkan terjadi di lokasi penitipan helm, yang seharusnya memiliki pengawasan lebih ketat.
“Saya sudah dua kali kehilangan helm di situ, bahkan di tempat penitipan. Saat diminta cek CCTV, alasannya banyak, disuruh tunggu bosnya,” tulisnya.
Ia juga menyoroti tidak adanya kejelasan tanggung jawab dari pengelola parkiran terhadap barang pengunjung yang hilang.
“Intinya tidak ada tanggung jawab dari pihak parkir. Mau dilaporkan juga percuma karena dianggap barang kecil,” lanjutnya.
Meski demikian, Haris mengaku akan tetap melaporkan kejadian tersebut jika kasus serupa kembali terjadi, dengan harapan ada perbaikan sistem pengelolaan parkiran ke depan.
Sebelumnya, dalam unggahan yang viral, Indriyani Umar juga mengeluhkan hal serupa, yakni seringnya terjadi kehilangan barang meski pengunjung telah membayar biaya parkir.
Ia menilai tidak ada jaminan keamanan yang diberikan kepada pengunjung, bahkan ketika diminta mengecek rekaman CCTV, petugas dinilai tidak kooperatif dan memberikan berbagai alasan.
“Sudah bayar parkir, tapi saat barang hilang tidak ada pertanggungjawaban sama sekali,” tulis Indriyani dalam unggahannya.
Ia juga mengungkapkan bahwa permintaan untuk membuka rekaman CCTV tidak ditindaklanjuti, dengan alasan akses yang terbatas hingga kendala teknis.
Keluhan berulang dari masyarakat ini semakin memperkuat dugaan bahwa sistem pengawasan parkiran di lokasi tersebut perlu segera dibenahi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola parkiran maupun manajemen rumah sakit terkait sejumlah keluhan yang beredar di media sosial. (nov)
