![]() |
| Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka menjalin kerja sama dengan PT IPIP untuk program belajar bahasa Mandarin di Tiongkok. | Foto: Istimewa |
KOLAKA, IVK – Pemerintah Kabupaten Kolaka bersama PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) membuka kesempatan bagi talenta lokal untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing melalui Program Pembelajaran Bahasa Mandarin.
Program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemkab Kolaka dan manajemen IPIP yang sebelumnya ditandatangani di Kantor Bupati Kolaka pada 30 Desember 2025.
Saat itu, nota kesepahaman diteken langsung oleh CEO IPIP, Ning Jiancheng bersama Bupati Kolaka, Amri.
Melalui program tersebut, peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan mengikuti pembelajaran bahasa Mandarin selama enam bulan di Kota Quzhou, Tiongkok.
Setelah menyelesaikan program, peserta juga akan menjalani ikatan dinas selama tiga tahun di IPIP Pomalaa.
Pada tahap pertama, program ini membuka kuota bagi 50 peserta dari Kabupaten Kolaka.
Seluruh biaya pembelajaran akan ditanggung oleh IPIP bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Adapun persyaratan peserta di antaranya merupakan pemegang KTP Kabupaten Kolaka minimal lima tahun, berusia maksimal 30 tahun saat mendaftar, serta memiliki pendidikan minimal sarjana atau setara (S1/D-IV) tanpa batasan bidang studi.
Selain itu, peserta juga diwajibkan memiliki kemampuan dasar bahasa Inggris aktif yang akan dibuktikan melalui proses wawancara.
Untuk dokumen pendaftaran, calon peserta harus menyiapkan KTP, SKCK, ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir, surat keterangan berbadan sehat dari rumah sakit, serta surat keterangan bebas narkoba dari rumah sakit.
Proses seleksi akan melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara tahap pertama, wawancara tahap kedua, hingga pengumuman hasil seleksi.
Pendaftaran program ini dibuka mulai 5 Maret hingga 17 Maret 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi cerdas.kolakakab.go.id.
Sebelumnya, CEO IPIP, Ning Jiancheng, menegaskan bahwa sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), perusahaan berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kolaka.
Sementara itu, Bupati Kolaka, Amri, menyambut positif program tersebut karena dinilai mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah berkembangnya kawasan industri di Pomalaa.
Menurutnya, penguasaan bahasa Mandarin menjadi salah satu keterampilan penting bagi talenta lokal agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri global yang berkembang di daerah.
Melalui program ini, IPIP dan Pemkab Kolaka berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan bahasa asing, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah. (nov)
