Iklan

terkini

PT Vale Bukukan Laba Naik 32 Persen di 2025, Produksi Nikel Tumbuh Positif

3/27/26, 21:14 WIB Last Updated 2026-03-27T14:14:29Z

Produksi nikel PT Vale Indonesia mencatat kinerja solid dengan total produksi capai 72.027 metrik ton sepanjang 2025. | Foto: Istimewa

JAKARTA, IVK – PT Vale Indonesia Tbk mencatat kinerja solid sepanjang 2025, menunjukkan ketangguhan perusahaan di tengah dinamika pasar global sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.


Dalam laporan keuangan audited yang dirilis 16 Maret 2026, Perseroan membukukan produksi nikel dalam matte sebesar 72.027 metrik ton, meningkat dibandingkan 71.311 ton pada tahun 2024.


Secara operasional, capaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan produksi meski menghadapi sejumlah tantangan, termasuk pembangunan kembali Furnace 3 yang mulai dilakukan pada akhir 2025.


Selain itu, PT Vale juga memperluas portofolio bisnis dengan penjualan bijih nikel saprolit yang mencapai 2,3 juta wet metric ton sepanjang 2025, dengan kontribusi terbesar berasal dari Blok Bahodopi.


Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar 990,2 juta dolar AS atau naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun harga rata-rata nikel mengalami penurunan.


Kinerja tersebut turut didukung oleh peningkatan volume pengiriman nikel matte yang mencapai 73.093 ton, serta pengelolaan biaya yang tetap kompetitif dengan unit cash cost sebesar 9.339 dolar AS per ton—terendah dalam empat tahun terakhir.


PT Vale juga mencatat laba bersih sebesar 76,1 juta dolar AS, meningkat 32 persen secara tahunan, mencerminkan efisiensi operasional dan disiplin biaya yang konsisten.


Di tengah capaian tersebut, Perseroan tetap menghadapi sejumlah tantangan, termasuk insiden kebocoran pipa minyak pada Agustus 2025 yang menjadi ujian terhadap komitmen perusahaan dalam menjaga aspek lingkungan dan keselamatan.


Namun demikian, komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan terus diperkuat, termasuk melalui audit independen IRMA serta peningkatan peringkat ESG dari Sustainalytics yang menempatkan PT Vale sebagai salah satu perusahaan tambang terbaik di Indonesia.


Sepanjang 2025, Perseroan juga menggelontorkan belanja modal sebesar 485,9 juta dolar AS untuk mendukung proyek pengembangan, dengan posisi kas yang tetap solid di angka 376,3 juta dolar AS.


Memasuki 2026, PT Vale semakin mempercepat pengembangan proyek strategis, termasuk proyek tambang Pomalaa yang telah mencapai sekitar 60 persen serta proyek HPAL yang berada di kisaran 50 persen tahap konstruksi.


Perusahaan menargetkan proyek tersebut dapat mencapai tahap penyelesaian mekanis pertama pada triwulan ketiga 2026, seiring dengan komitmen menjaga tata kelola, efisiensi, dan keberlanjutan dalam setiap lini bisnis. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PT Vale Bukukan Laba Naik 32 Persen di 2025, Produksi Nikel Tumbuh Positif

Terkini

Topik Populer

Iklan