Iklan

terkini

Posyandu Membludak, Program Kesehatan PT Vale Direspons Positif Warga Desa Pewutaa

5/09/26, 19:12 WIB Last Updated 2026-05-09T12:14:16Z

Ratusan warga Desa Pewutaa Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka antusias ikuti kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa. | Foto: Istimewa

KOLAKA, IVK PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.


Melalui Program Sosial Lingkungan bertajuk Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya, PT Vale menggelar kegiatan promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Balai Desa Pewutaa, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sabtu (9/5/2026).


Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat, terutama para ibu dan peserta posyandu yang hadir dalam kegiatan edukasi kesehatan tersebut.


Kepala Desa Pewutaa, Saniasa Aji Subu, mengaku mengapresiasi langkah PT Vale yang dinilai aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat desa.


“Alhamdulillah Desa Pewutaa menjadi desa kelima yang dikunjungi PT Vale di Kecamatan Baula. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pihak manajemen PT Vale kepada masyarakat kami,” ujarnya.


Menurutnya, program edukasi PHBS yang dibawakan PT Vale sangat penting, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.


Ia juga menyebut kegiatan tersebut membawa dampak positif terhadap antusiasme warga mengikuti pelayanan posyandu.


“Biasanya peserta posyandu sekitar 50 sampai 70 orang, tapi hari ini bisa sampai seratusan. Pengaruhnya sangat besar,” katanya.


Saniasa berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin agar kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin meningkat.


Sementara itu, Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, menjelaskan bahwa edukasi PHBS menjadi penting terutama memasuki musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit demam berdarah dengue (DBD).


“Risiko terjadinya DBD akan meningkat saat musim hujan. Karena itu kami terus mengedukasi masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat serta pencegahan DBD,” jelasnya.


Ia mengungkapkan, berdasarkan data terakhir, angka kasus DBD di Desa Pewutaa masih berada di angka nol dan diharapkan kondisi tersebut bisa terus dipertahankan.


PT Vale, kata dia, juga rutin melakukan evaluasi bersama pihak puskesmas terkait perkembangan angka penyakit dan penerapan PHBS di masyarakat.


“Setiap bulan kami berkoordinasi dengan puskesmas untuk melihat perkembangan angka DBD, TBC, dan PHBS. Ada perubahan positif meski belum terlalu signifikan,” ujarnya.


Menurut dr. Aditya, dari evaluasi yang dilakukan sejak tahun lalu hingga saat ini, angka DBD dan TBC tercatat mengalami penurunan sekitar 1 hingga 5 persen.


Sementara peningkatan penerapan PHBS di masyarakat mencapai sekitar 8 hingga 10 persen.


Meski begitu, ia menilai promosi kesehatan masih perlu dilakukan lebih masif agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.


“Kami berharap masyarakat yang hadir bisa ikut menyebarluaskan informasi kesehatan ini kepada warga lainnya,” tambahnya.


Melalui program tersebut, PT Vale berharap budaya hidup bersih dan sehat dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif di wilayah operasional perusahaan. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Posyandu Membludak, Program Kesehatan PT Vale Direspons Positif Warga Desa Pewutaa

Terkini

Topik Populer

Iklan