KOLAKA, IVK – Semangat Bulan Bung Karno tak berhenti di lahan pertanian.
Usai menanam jagung, ubi kayu, ubi jalar, pisang, dan kacang hijau bersama masyarakat di lahan perkebunan yang berada di Kelurahan Watubangga, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Kolaka melanjutkan aksi sosial dengan membersihkan kawasan wisata Pantai Kalomang, Sabtu (11/7/2026).
Dua kegiatan itu menjadi satu rangkaian yang membawa pesan sederhana.
Menjaga ketahanan pangan harus berjalan beriringan dengan menjaga lingkungan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kolaka, Suasana Harya Mangudu, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi program partai yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, agenda pertama difokuskan pada penguatan ketahanan pangan melalui penanaman berbagai komoditas pangan alternatif pengganti beras.
"Kami telah melaksanakan penanaman jagung, ubi kayu, pisang, dan kacang hijau sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat," ujarnya.
Setelah kegiatan penanaman selesai, seluruh kader bersama masyarakat bergerak menuju Pantai Kalomang.
Di lokasi itu, mereka memungut sampah dan membersihkan kawasan wisata yang menjadi salah satu destinasi andalan di Kecamatan Toari.
"Bersih-bersih Pantai Kalomang menjadi kegiatan kedua kami hari ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan," kata Suasana.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kolaka, I Ketut Arjana, menilai Pantai Kalomang merupakan aset wisata yang memiliki panorama alam luar biasa dan perlu dijaga bersama.
Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan wisata merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Pantai Kalomang memiliki potensi yang sangat besar. Lautnya indah dan menjadi kebanggaan daerah, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk ikut menjaganya," ujarnya.
Ia mengatakan, rangkaian Bulan Bung Karno tahun ini sengaja diarahkan untuk lebih banyak menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Mulai dari membantu petani melalui penyerahan bibit hingga aksi nyata menjaga lingkungan.
"Kami ingin menunjukkan bahwa kader partai hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik, tetapi juga melalui kegiatan yang memberi manfaat nyata," katanya.
Bagi kader PDI Perjuangan Kolaka, Bulan Bung Karno bukan sekadar mengenang sejarah.
Melainkan menjadi momentum untuk menerjemahkan nilai gotong royong dalam tindakan sederhana yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di satu sisi menanam harapan lewat benih-benih pangan.
Di sisi lain menjaga pesona Pantai Kalomang agar tetap bersih dan menjadi ruang hidup yang nyaman bagi generasi mendatang. (nov)
