![]() |
| Proyek timbunan bahu jalan diduga menggunakan bahan material tanah liat (kiri) dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kolaka, Bustanil Arifin (kanan). Foto: Noval |
KOLAKA, IVK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka memastikan akan melakukan pengecekan langsung terhadap pekerjaan timbunan jalan di depan SD Negeri 2 Polenga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, yang belakangan menuai sorotan warga.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kolaka, Bustanil Arifin, menegaskan bahwa pihaknya akan memulai pengawasan dengan memeriksa kondisi fisik pekerjaan di lapangan.
“Kami akan cek terlebih dahulu kondisi di lapangan, termasuk fisiknya,” kata Bustanil saat dikonfirmasi Info Viral Kolaka, Senin (29/12/2025).
Menurutnya, pengecekan tersebut akan dilanjutkan dengan pemeriksaan dokumen kontrak proyek.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi teknis yang tertuang dalam kontrak.
“Setelah itu kami periksa kontraknya. Dari situ bisa kita lihat apakah pekerjaan yang dilaksanakan sudah sesuai dengan isi kontrak atau tidak,” jelasnya.
Bustanil menegaskan, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara kondisi di lapangan dan kontrak pekerjaan, Kejari Kolaka tidak akan ragu untuk memanggil pihak-pihak terkait guna dimintai keterangan.
“Jika hasil pengecekan di lapangan tidak sesuai dengan kontrak, baru kemudian kami akan panggil pihak-pihak terkait,” tegasnya.
Langkah Kejari Kolaka ini menyusul adanya keluhan warga Desa Polenga yang mempertanyakan kualitas timbunan jalan di depan SD Negeri 2 Polenga.
Warga menilai material yang digunakan diduga hanya berupa tanah liat, yang berpotensi cepat rusak dan membahayakan, terutama saat musim hujan.
Keluhan tersebut mencuat melalui video yang beredar di media sosial.
Dalam video itu, seorang warga bernama Muhammad Rizal mempertanyakan fungsi pengawasan proyek karena penggunaan material yang dinilai tidak layak untuk bahu jalan.
Dari informasi yang dihimpun, material timbunan tersebut telah diratakan menggunakan alat berat jenis grader dan berada tepat di depan lapangan sekolah, area yang cukup padat aktivitas warga dan pelajar.
Warga berharap pengecekan yang dilakukan Kejari Kolaka dapat memberikan kejelasan serta memastikan pekerjaan infrastruktur dikerjakan sesuai standar dan tidak merugikan masyarakat, khususnya lingkungan sekolah.
Hingga berita ini diterbitkan, Info Viral Kolaka masih berupaya menghubungi pihak pelaksana proyek dan instansi teknis terkait untuk mendapatkan penjelasan resmi. (nov)
