![]() |
| Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dedi Tenroaji | Foto: Noval |
KOLAKA, IVK – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Kolaka mendorong penguatan langkah pencegahan sejak dini untuk melindungi sektor pertanian menghadapi puncak musim hujan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas TPH Kolaka, Dedi Tenroaji, mengatakan periode Maret hingga April merupakan fase krusial bagi pertanaman masyarakat, khususnya saat usia tanaman memasuki dua hingga tiga bulan.
“Di usia tanaman seperti ini, kondisi pertanaman cukup rentan. Karena itu, pencegahan dan kesiapsiagaan menjadi sangat penting agar produksi pertanian tetap terjaga,” ujar Dedi.
Ia menekankan pentingnya peran semua pihak, mulai dari pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan, kelompok tani, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mengantisipasi potensi gangguan pada masa tanam.
Menurut Dedi, perlindungan terhadap pertanian bukan hanya menyangkut hasil panen petani, tetapi juga berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
![]() |
| Penyerahan bantuan pupuk Phonska kepada petani di Desa Huko-huko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Senin (29/12/2025) pagi | Foto: Noval |
Demikian dikatakan Dedi saat menghadiri penyerahan bantuan pupuk Phonska kepada petani di Desa Huko-huko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Senin (29/12/2025) pagi.
Kemudian selain itu, Dedi juga bilang, bahwa dukungan dan respons cepat PT Vale Indonesia Tbk turut membantu upaya menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian di wilayah sekitar.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan respons PT Vale. Sinergi seperti ini sangat membantu petani di lapangan,” katanya.
Dedi berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga langkah-langkah pencegahan dan pendampingan pertanian dapat dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Kolaka. (nov)

