![]() |
| Proyek timbunan bahu jalan diduga menggunakan bahan material tanah liat. | Foto: Istimewa |
KOLAKA, IVK – Warga Desa Polenga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, mempertanyakan kualitas pekerjaan timbunan jalan yang dilakukan di depan SD Negeri 2 Polenga.
Pasalnya, material yang digunakan diduga hanya berupa tanah liat, yang dinilai tidak layak untuk timbunan bahu jalan.
Keluhan tersebut mencuat melalui sebuah video yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman itu, seorang warga bernama Muhammad Rizal secara tegas mempertanyakan pengawasan proyek tersebut.
“Pengawasnya mana ini? Kenapa tanah liat digunakan untuk menimbun bahu jalan?!” ujar Rizal dalam video unggahannya.
Menurut Rizal, penggunaan tanah liat sebagai material timbunan berpotensi menimbulkan masalah, terutama saat musim hujan, karena mudah lembek dan tidak memiliki daya dukung yang kuat.
“Tidak bisa kayaknya digunakan ini. Kalau hujan pasti hancur,” tambahnya.
Dari informasi yang dihimpun, material timbunan tersebut telah diratakan oleh pihak kontraktor menggunakan alat berat jenis grader.
Lokasi pekerjaan berada tepat di depan lapangan SD Negeri 2 Polenga.
“Timbunan tadi sudah dihambur pakai grader. Posisinya pas di depan SDN 2 Polenga, depan lapangan,” jelas Rizal.
Warga berharap pihak terkait, baik kontraktor pelaksana maupun instansi pengawas, dapat segera memberikan penjelasan dan melakukan evaluasi agar kualitas pekerjaan tidak merugikan masyarakat, terlebih karena berada di lingkungan sekolah.
Hingga berita ini diterbitkan, Info Viral Kolaka masih berupaya menghubungi pihak penanggung jawab proyek timbunan jalan tersebut untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. (nov)
