Iklan

terkini

Panen Jagung Pakan, Kelompok Tani Padaidi Manfaatkan Lahan Tidur di Tondowolio

1/08/26, 12:13 WIB Last Updated 2026-01-08T05:13:50Z
Panen jagung pakan kelompok tani Padaidi yang merupakan binaan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, di Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Kamis (8/1/2026). | Foto: Noval


KOLAKA, IVK – Upaya pemanfaatan lahan tidur mulai menunjukkan hasil positif di Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.


Kelompok Tani Padaidi yang merupakan binaan PT Vale Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa Tbk melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sukses melaksanakan panen jagung pakan, Kamis (8/1/2026).


Kegiatan panen ini berlangsung di hamparan lahan pertanian Desa Tondowolio dan menjadi bukti nyata kebangkitan sektor pertanian berbasis kelompok tani di wilayah tersebut.


Kepala Desa Tondowolio, Asmanuddin, mengatakan lahan yang kini dimanfaatkan kelompok tani sebelumnya merupakan lahan tidur yang sudah lama tidak digarap.


“Sejak 2015 lalu, lahan ini sempat dibuka seluas 27 hektare, namun kemudian terbengkalai hingga bertahun-tahun. Alhamdulillah, mulai tahun kemarin potensi ini kembali kami manfaatkan untuk para petani,” ujar Asmanuddin.


Ia menjelaskan, dari total potensi lahan sekitar 27 hektare yang tersebar dari Dusun 1 hingga Dusun 4, baru sekitar 5 hektare yang ditanami jagung pakan oleh Kelompok Tani Padaidi.


Ke depan, pemerintah desa berkomitmen membuka dan mengembangkan seluruh lahan yang masih tersedia.


“Kami membentuk Kelompok Tani Padaidi agar pengelolaan lahan lebih terarah. Panen hari ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian di Desa Tondowolio,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Padaidi, Baharuddin, mengungkapkan hasil panen jagung pakan cukup menjanjikan.


Dari satu hektare lahan, petani mampu menghasilkan sekitar 6 hingga 7 ton jagung.


“Kelompok kami beranggotakan 22 orang. Dari 27 hektare potensi lahan, saat ini baru 5 hektare yang ditanami. Harga jagung pakan di Kolaka juga cukup tinggi, berkisar Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram,” jelas Baharuddin.


Ia menyebutkan, Kelompok Tani Padaidi dibentuk pada November 2023 dan hingga kini terus didorong untuk meningkatkan produksi serta memperluas areal tanam.


Saat ini, salah satu petak lahan yang dikelola seluas sekitar 96 are telah memberikan hasil yang menggembirakan.


Program PPM PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa dinilai memberi dampak positif dalam mendorong produktivitas pertanian dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.


Panen jagung pakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan petani mampu menghidupkan kembali lahan-lahan tidur menjadi sumber penghidupan baru bagi warga. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Panen Jagung Pakan, Kelompok Tani Padaidi Manfaatkan Lahan Tidur di Tondowolio

Terkini

Topik Populer

Iklan