KOLAKA, IVK — Upaya perkuat layanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat terus dilakukan PT Vale Indonesia Tbk.
Melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, PT Vale berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka menggelar pelatihan kader Posyandu, Selasa (20/1/2026).
Pelatihan yang berlangsung di salah satu hotel di Kolaka ini diikuti puluhan kader Posyandu dari sejumlah wilayah kerja puskesmas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale, khususnya di sektor kesehatan ibu dan anak.
Senior Coordinator External Relations PT Vale IGP Pomalaa, Charles Christian mengatakan, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat.
“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak. Peran para kader sangat luar biasa, karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Charles.
Menurutnya, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kader Posyandu agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih optimal dan profesional.
“PT Vale memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha,” jelasnya.
Charles juga bilang, melalui pelatihan ini, para kader Posyandu dapat meningkatkan kompetensi serta kepercayaan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Firdaus menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat penting dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi PT Vale yang telah menginisiasi pelatihan kader Posyandu melalui program pengembangan masyarakat. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan kesehatan di Kolaka,” kata Firdaus.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, khususnya dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.
Firdaus juga menegaskan, Posyandu tidak lagi hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan dasar bagi bayi hingga lanjut usia.
“Keberhasilan layanan Posyandu sangat ditentukan oleh peran aktif para kader sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, para kader diharap dapat memperkuat pengetahuan serta keterampilan teknis pelayanan kesehatan, sekaligus memahami peran strategis mereka dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 78 kader Posyandu dari berbagai puskesmas dan diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Kolaka. (nov)
