![]() |
| Ratusan kader Golkar “menguningkan” Kolaka dengan melakukan konvoi besar-besaran. | Foto: Noval |
KOLAKA, IVK – Atmosfer politik di Bumi Mekongga berubah warna. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Sutan Raja Kolaka, Sabtu (14/2/2026), ratusan kader Partai Golkar kompak “menguningkan” Kota Kolaka.
Umbul-umbul berwarna kuning dengan lambang pohon beringin terpasang di berbagai ruas jalan utama.
Sejak beberapa hari terakhir, atribut partai mendominasi sudut-sudut kota, menandai konsolidasi besar jelang agenda penting tersebut.
Tak hanya itu, kader Golkar juga menggelar konvoi besar-besaran. Sepeda motor, mobil pribadi, hingga dump truk dikerahkan mengangkut simpatisan yang mengenakan atribut partai.
Iring-iringan kendaraan itu berkeliling kota, menyedot perhatian warga.
Pantauan Info Viral Kolaka, konvoi berlangsung meriah namun tetap tertib.
Bendera-bendera Golkar berkibar di sepanjang rute, mempertegas soliditas kader partai yang kini dinakhodai secara nasional oleh Bahlil Lahadalia.
Haji Mail Calon Tunggal
Euforia kader Golkar Kolaka tak lepas dari mengerucutnya arah kepemimpinan partai di daerah tersebut.
Dalam Musda XI besok, Ismail Nushar atau yang akrab disapa Haji Mail, menjadi satu-satunya kader yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD II Golkar Kolaka.
Ketua Panitia Musda XI Golkar Kolaka, Ivan Darmawan, memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai aturan, meski hanya ada satu kandidat.
“Calon harus aktif sebagai kader minimal lima tahun dan memiliki pendidikan minimal D3, dan beliau memenuhi semuanya,” tegas Ivan.
Ia menambahkan, proses pemilihan tetap akan dilaksanakan secara aklamasi sesuai mekanisme organisasi.
“Bukan berarti tanpa proses. Kita pastikan kepemimpinan yang dipilih benar-benar mewakili harapan seluruh kader Golkar Kolaka,” ujarnya.
Andi Muhammad Saenuddin: Saatnya Golkar Kolaka Lebih Solid dan Besar
Menanggapi dinamika Musda, Andi Muhammad Saenuddin menyebut momentum ini sebagai titik konsolidasi penting bagi Golkar Kolaka.
Ia menegaskan dukungannya kepada Haji Ismail Nushar sebagai figur yang dinilai mampu membawa partai lebih solid dan kompetitif ke depan.
“Yang terpenting adalah bagaimana Golkar Kolaka bisa lebih besar dan lebih solid dari sebelumnya. Musda ini harus menjadi momentum penguatan organisasi, bukan sekadar pergantian kepemimpinan,” ujarnya.
Menurut Andi, soliditas kader dan kekompakan struktur menjadi kunci agar Golkar tetap menjadi kekuatan politik utama di Bumi Mekongga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, berkas pendaftaran Haji Ismail Nushar diantar langsung oleh Liaison Officer (LO)-nya, Candra Arga, ke Kantor Golkar Kolaka sekitar pukul 16.15 Wita dengan dokumen yang dinyatakan lengkap.
Musda kali ini dipandang bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan momentum konsolidasi dan peneguhan arah baru Golkar Kolaka ke depan. (nov)
