Iklan

terkini

Susun RKPD 2027, Musrenbang Iwoimenda Prioritaskan Air Bersih dan Akses Infrastruktur

2/10/26, 11:55 WIB Last Updated 2026-02-10T04:55:29Z
Pemerintah Kabupaten Kolaka melakukan Musrembang tingkat kecamatan. Musrembang ketujuh ini digelar di Lapangan Kantor Camat Iwoimendaa, Senin (9/2/2026). | Foto: Anles


Editor: Noval

Penulis: Anles


KOLAKA, IVK -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Iwoimenda, pada Senin (9/2/2025).


Musrembang dilaksanakan di 12 kecamatan yang di Kabupaten Kolaka. Dimana kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan RKPD Tahun 2027 dan menjadi forum penting dalam menentukan arah pembangunan berbasis kebutuhan Masyarakat.


Dalam kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka, Akbar, Kepala Bappeda, Arifin Jamal, Wakil Ketua DPRD, Syaifullah Halik, Camat Iwoimendaa, Syahdania, Asisten ahli dan berbagai kepala dinas serta yang mewakili.


Kepala Bappeda Kolaka, Arifin Jamal dalam sambutannya menjelaskan bahwa Musrenbang kecamatan memiliki peran strategis dalam proses perencanaan pembangunan nasional hingga daerah, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004.


Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional yang berdampak pada penurunan APBD Kolaka, Musrenbang tetap dilaksanakan secara langsung sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat.


Efisiensi tersebut dialihkan ke program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan mulai dibangun di Kolaka pada tahun 2026.


Khusus untuk Kecamatan Iwoimendaa, program MBG saat ini telah dirasakan manfaatnya oleh hampir 2.000 siswa.


“Secara progres keseluruhan, telah direncanakan pembangunan 27 dapur MBG yang akan diperuntukkan bagi 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Kolaka,” kata Arifin.


Selain itu, Sekolah Rakyat dengan sistem asrama direncanakan mulai dibangun tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp200 miliar, khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Dalam Musrenbang ini, peserta diminta menetapkan skala prioritas kecamatan dengan pendekatan kewilayahan, bukan kepentingan desa masing-masing.


Usulan difokuskan pada tiga bidang utama, yakni infrastruktur kewilayahan, pemerintahan dan sumber daya manusia, ekonomi dan sumber daya alam.


Seluruh usulan akan diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai bahan perencanaan RKPD 2027.


Wakil Ketua DPRD Kolaka, Syaifullah Halik menegaskan tentang pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif.


Ia menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang sejalan dengan pelaksanaan reses DPRD untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.


“Hasil reses tersebut akan dirumuskan dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan disinergikan dengan hasil Musrenbang,” ujarnya.


Wakil ketua DPRD Kolaka dari Fraksi Gerindra ini pun menyoroti besarnya ketergantungan daerah terhadap anggaran pusat.


Sehingga menurutnya, pemerintah daerah saat ini perlu mendorong kemandirian daerah melalui penggalian sumber-sumber pendapatan yang sah dan tidak membebani masyarakat.


Ia juga melanjutkan bahwa kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto, khususnya program Makan Bergizi Gratis, telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat meski berimplikasi pada keterbatasan fiskal daerah.


Sementara itu, Camat Iwoimendaa, Syahdania menyampaikan usulan prioritas pembangunan Tahun 2027 yang didominasi oleh pembangunan air bersih dan jaringan perpipaan untuk Desa Tamborasi, Ulukalo, dan Wonualaku, serta pengaspalan jalan dan rabat beton di seluruh desa.


Selain itu, diusulkan pula pengadaan alat pertukangan, perbengkelan, alat tangkap ikan, serta bibit kakao, kelapa, dan ikan guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.


Pemerintah kecamatan dan desa berharap seluruh usulan yang telah disepakati dalam Musrenbang ini dapat dibahas lebih lanjut pada Musrenbang tingkat kabupaten dan provinsi, serta terealisasi pada Tahun Anggaran 2027.


“Seluruh masyarakat kami ajak untuk bersama-sama mendukung visi pembangunan Kabupaten Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul,” harap Syahdania.


Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka, Akbar menegaskan, bahwa Musrenbang Kecamatan harus menjadi momentum untuk memperkuat sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.


Ia menekankan pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya dalam pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial, agar seluruh program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Sesuai arahan bapak bupati, Musrenbang ini kita jadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul, melalui pelayanan dasar yang berkualitas, ekonomi yang inklusif, serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Sekda Kolaka menutup kegiatan.


Untuk diketahui, Iwoimendaa merupakan kecamatan ketujuh tempat digelarnya Musrembang 2026 Pemkab Kolaka setelah sebelumnya dilaksanakan di Tanggetada. (anles)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Susun RKPD 2027, Musrenbang Iwoimenda Prioritaskan Air Bersih dan Akses Infrastruktur

Terkini

Topik Populer

Iklan