BUTON TENGAH, IVK – Pencarian terhadap La Mai (62), warga Desa Wasilomata, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, yang diduga hilang di kawasan hutan dekat Kampus USN Mawasangka, kembali dilakukan Tim SAR gabungan pada Senin (31/8/2026).
Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan korban hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WITA.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala KPP Kendari, Iwan Gunawan, mengatakan pencarian hari kelima dilakukan dengan menyisir sejumlah area yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
“Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan hingga pukul 17.00 WITA masih dengan hasil nihil,” kata Iwan dalam keterangan resminya.
Karena kondisi pencarian yang belum membuahkan hasil, operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (1/9/2026) mulai pukul 07.00 WITA.
Korban diketahui meninggalkan rumah pada 25 Agustus 2026 untuk mencari istrinya yang sedang menghadiri acara pingitan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari keluarga, La Mai terakhir kali terlihat oleh warga di wilayah Padabalano, tepatnya di sekitar kawasan hutan dekat Kampus USN Kecamatan Mawasangka.
Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sudah lanjut usia dan mengalami kondisi mudah lupa atau pikun sehingga dikhawatirkan mengalami kesulitan saat berada di kawasan hutan.
Sejak korban dinyatakan hilang, pencarian awal telah dilakukan oleh Babinsa, aparat desa, masyarakat sekitar dan pihak keluarga, namun belum membuahkan hasil hingga operasi SAR resmi dilakukan.
Dalam pencarian tersebut, unsur yang terlibat terdiri dari SMC dan Staf SMC KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa, Babinsa, masyarakat sekitar serta keluarga korban.
Tim SAR gabungan juga menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya rescue car, motor trail, peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi di lokasi pencarian pada Senin sore dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 3–20 kilometer per jam dari arah timur hingga timur laut.
Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melakukan pencarian pada Selasa pagi dengan harapan keberadaan La Mai dapat segera ditemukan.
Hingga pencarian hari kelima berakhir, keberadaan korban masih belum diketahui dan operasi SAR akan kembali dilanjutkan besok pagi. (nov)
