![]() |
| Jalan Kemakmuran di Kelurahan Sakuli, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka mengalami kerusakan yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. | Foto: Dokumen IVK |
KOLAKA, IVK — Kondisi Jalan Kemakmuran di Kelurahan Sakuli, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan yang disebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun.
Keluhan tersebut disampaikan seorang warga bernama Adnan (50) kepada Info Viral Kolaka.
Adnan mengatakan, kerusakan jalan cukup mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim kemarau ketika kondisi jalan yang berdebu membuat lingkungan sekitar dipenuhi debu.
“Iye lumayan mengganggu, terutama musim kemarau. Luar biasa banyak debu dan bukan debu tanah tapi debu semen,” kata Adnan kepada Info Viral Kolaka, Kamis (17/9/2026).
Berdasarkan pantauan visual, permukaan Jalan Kemakmuran terlihat dalam kondisi kasar dan tidak rata.
Sejumlah bagian permukaan jalan tampak dipenuhi batu-batu kecil dan material agregat yang tersebar.
Kemudian beberapa titik terlihat mengalami pengikisan sehingga permukaan jalan menjadi bergelombang dan kurang nyaman dilintasi.
Kondisi tersebut terlihat sepanjang ruas jalan yang berada di kawasan permukiman, termasuk pada bagian jalan yang mengarah ke tanjakan.
Meski masih dapat dilalui kendaraan roda dua, kondisi permukaan jalan yang tidak rata membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melintas.
Adnan menyebut, dari sisi teknis, ruas jalan tersebut memiliki panjang sekitar 270 meter dengan lebar 6 meter.
Dari keseluruhan ruas tersebut, ia memperkirakan sekitar 100 meter mengalami kerusakan yang cukup parah dan menimbulkan debu.
“Lebar 6 meter, panjang 270 meter. Yang rusak parah dan berdebu panjangnya sekitar 100 meter,” jelasnya.
Menurut Adnan, persoalan tersebut bukan baru terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Ia menyebut kondisi jalan telah berlangsung sekitar tiga tahun.
“Kurang lebih tiga tahun mi,” ujarnya saat ditanya sejak kapan jalan tersebut mengalami kerusakan.
Terkait upaya penyampaian aspirasi, Adnan mengaku belum pernah menyampaikan keluhan tersebut secara langsung kepada Pemerintah Daerah.
Namun, ia mengatakan bahwa tahun sebelumnya dirinya sempat menghubungi salah satu anggota DPRD Kolaka, Bahana Alam untuk meminta bantuan agar rehabilitasi jalan tersebut dapat diusulkan dalam penganggaran.
“Belum pernah. Tahun lalu sempat saya konfir ke Pak Bahana supaya dibantu dianggarkan rehabilitasi jalan,” katanya.
Keluhan warga tersebut kini kembali mencuat seiring kondisi fisik jalan yang terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian.
Selain permukaan yang kasar dan dipenuhi material batu, persoalan debu juga menjadi perhatian warga, khususnya ketika musim kemarau.
Info Viral Kolaka masih berupaya mendapatkan keterangan dari Pemerintah Kabupaten Kolaka terkait status Jalan Kemakmuran, kewenangan penanganannya, serta apakah terdapat rencana atau alokasi anggaran untuk melakukan rehabilitasi terhadap ruas jalan tersebut. (nov)
