![]() |
| Tiga rumah hangus terbakar di Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka pada Rabu (30/9/2026). | Foto: BPBD Kolaka |
KOLAKA, IVK — Kobaran api menghanguskan tiga rumah warga di Kelurahan Wundulako, RW 4 RT 2, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/9/2026) siang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.47 WITA dan dengan cepat membesar hingga melahap tiga rumah milik warga bernama Suri, Makmur, dan Supri.
Dari tiga bangunan tersebut, satu merupakan rumah permanen, sementara dua lainnya merupakan rumah berbahan papan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.
Api tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga merusak sejumlah barang milik korban.
Sedikitnya tiga unit sepeda motor, satu unit mesin dompeng, satu unit alat mesin dross, serta dua unit alat pengangkut barang atau lori-lori turut terdampak dalam peristiwa tersebut.
Situasi sempat membuat warga sekitar panik lantaran kobaran api dengan cepat membesar dan berpotensi menjalar ke bangunan lainnya.
Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama.
Sekitar pukul 11.56 WITA, personel BPBD Kolaka bersama DAMKAR Kolaka dan Yonif 869/TAAWU tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.
Masyarakat setempat juga turut membantu proses pemadaman untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kobaran merembet ke rumah warga lainnya.
Setelah berjibaku memadamkan api selama lebih dari satu jam, petugas bersama masyarakat akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran sekitar pukul 13.13 WITA.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, tiga keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang berharga akibat kebakaran.
Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Korban Butuh Bantuan
Pasca-kebakaran, warga terdampak membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Sejumlah kebutuhan yang diperlukan antara lain sembako atau bahan makanan pokok, pakaian layak pakai, peralatan dapur, serta tenda untuk tempat tinggal sementara.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi dan penggunaan listrik.
Warga juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan api tidak meluas. (IVK)
