Iklan

terkini

Bupati Kolaka Tinjau Lokasi Banjir, 134 KK Terdampak di Watubangga dan Tanggetada

2/23/26, 16:00 WIB Last Updated 2026-02-24T00:40:49Z
Bupati Kolaka, Amri bersama OPD tinjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Tanggetada dan Watubangga, Senin (23/2/2026). | Foto: Istimewa


KOLAKA, IVK – Banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Kolaka pada Minggu dini hari (21/2/2026) berdampak pada ratusan warga.


Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kolaka, Senin (23/2/2026). Tercatat secara total 134 kepala keluarga (KK) terdampak di Kecamatan Watubangga dan Tanggetada.


Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 01.30 WITA, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 20.00 hingga 03.00 WITA.


Luapan Sungai Polenga di Kecamatan Watubangga dan Sungai Tondowolio di Kecamatan Tanggetada diperparah oleh kondisi air laut yang tengah pasang, sehingga ketinggian air mencapai 100 hingga 200 sentimeter di sejumlah titik permukiman.


Di Desa Polenga, Kecamatan Watubangga, tercatat 47 KK terdampak.


Rinciannya, 30 rumah di Dusun 4 terendam, bahkan satu rumah hanyut terbawa arus sungai yang dihuni empat KK.


Selain itu, 10 rumah di Dusun 2, enam rumah di Dusun 1, dan satu rumah di Dusun 3 turut terdampak.


Sekitar 38 hektare sawah dengan usia padi ±2 bulan juga ikut terendam.


Sementara itu, di Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, sebanyak 87 KK terdampak.


Di Dusun 5 terdapat 80 rumah terendam, dan tujuh rumah lainnya berada di Dusun 4.


Dua fasilitas pendidikan, yakni SD Negeri 1 Tondowolio dan Madrasah Nur Ain, juga ikut terdampak. Selain itu, sekitar 12 hektare sawah dan tambak warga terendam banjir.


Meski demikian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun titik pengungsian.


Bupati Kolaka, Amri, menyampaikan bahwa kondisi terkini sudah berangsur aman. Ia bersama OPD teknis, camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah desa turun langsung meninjau dua lokasi terdampak di Watubangga dan Tanggetada.


“Alhamdulillah kondisi saat ini sudah aman. Tadi pagi kami bersama OPD teknis dan jajaran terkait turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga dan menyampaikan langkah-langkah tindak lanjut penanganan,” ujar Amri.


Hingga pukul 09.00 WITA, air dilaporkan mulai surut. Meski begitu, kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi logistik, makanan cepat saji, dan tenda pengungsian.


Plt. Kalaksa BPBD Kolaka, Sunarto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak perubahan cuaca dan peningkatan curah hujan yang diperkirakan masih akan terjadi hingga puncak musim hujan pada April. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, dan pohon tumbang,” jelasnya.


Saat ini, BPBD Kolaka bersama Dinas Sosial, PMI, TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat terus melakukan asesmen serta koordinasi penanganan di lokasi terdampak. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Kolaka Tinjau Lokasi Banjir, 134 KK Terdampak di Watubangga dan Tanggetada

Terkini

Topik Populer

Iklan