Iklan

terkini

IPM Naik, Kemiskinan Turun: Program Prioritas Beramal 2025 Dorong Lompatan Pembangunan Kolaka

2/26/26, 05:27 WIB Last Updated 2026-02-25T22:28:47Z
Bupati Kolaka periode 2025-2030, Amri (kiri) dan Wakil Bupati Kolaka periode 2025-2030, Husmaluddin. | Foto: Dokumen Info Viral Kolaka


KOLAKA, IVK – Pemerintah Kabupaten Kolaka merilis Laporan Kegiatan Prioritas Beramal Tahun 2025 yang memotret capaian pembangunan daerah secara komprehensif.


Di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka, Amri, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga pertumbuhan ekonomi yang melampaui target.


Data dalam laporan yang disusun Dinas Komunikasi dan Informatika itu mencatat IPM Kolaka naik dari 76,20 poin pada 2024 menjadi 76,90 poin pada 2025, melampaui target 76,88.


Tingkat kemiskinan juga turun dari 11,67 persen pada 2024 menjadi 10,19 persen di 2025, lebih baik dari target 10,50 persen.


Pertumbuhan ekonomi Kolaka tahun 2025 tercatat 5,90 persen, melampaui target 5,30 persen dan naik signifikan dibanding 5,06 persen pada 2024.


Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pun turun menjadi 2,25 persen, lebih rendah dari target 2,43 persen.


Namun demikian, rasio ketimpangan (Gini Ratio) tercatat naik dari 0,272 menjadi 0,286, sedikit di atas target 0,270, yang menjadi catatan evaluasi pemerintah daerah.


Lonjakan Penempatan Tenaga Kerja


Di sektor ketenagakerjaan, lonjakan signifikan terjadi pada jumlah penempatan tenaga kerja. Pada 2024 tercatat 1.518 penempatan, sementara pada 2025 meningkat drastis menjadi 4.994 penempatan.


Program pelatihan dan bantuan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi salah satu motor penggerak peningkatan serapan kerja tersebut.


Produksi Padi Melonjak 55 Persen


Sektor pertanian juga menunjukkan performa impresif. Luas panen padi tahun 2025 meningkat menjadi 16.383 hektare dari 11.597 hektare pada 2024.


Kenaikan ini mendorong produksi gabah kering giling (GKG) dari 47.444 ton menjadi 73.575 ton, atau naik sekitar 26.131 ton (sekitar 55 persen).


Program Kartu Tani Beramal serta dukungan pupuk dan bantuan kelompok tani dinilai berkontribusi terhadap peningkatan tersebut.


Ribuan Warga Terima Bantuan Sosial dan Pendidikan


Di sektor sosial, program Kartu Kubisa Beramal merealisasikan 1.114 penerima manfaat dari 1.800 usulan, dengan total anggaran Rp3,6 miliar.


Sementara di bidang pendidikan, ribuan siswa PAUD, SD, dan SMP menerima bantuan seragam melalui Kartu Pintar Beramal.


Program ini menjadi bagian dari upaya menekan angka putus sekolah dan meringankan beban orang tua.


Pada sektor kesehatan, Kartu Sehat Beramal yang bersumber dari APBD mencatat total anggaran Rp267,9 juta, termasuk program pendampingan pasien dengan 19 penerima manfaat dan anggaran Rp74,5 juta.


Perikanan, UMKM, dan Infrastruktur Ikut Tumbuh


Dinas Perikanan menyalurkan bantuan kepada ratusan nelayan dan petambak, termasuk pupuk urea dan SP36 dalam jumlah tonase besar.


Di sektor perkebunan dan peternakan, ratusan petani kakao, cengkeh, dan kelapa sawit menerima bantuan.


Sebanyak 159 ton pupuk organik padat juga disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan, termasuk kepada 42 Kelompok Wanita Tani.


Untuk UMKM, bantuan modal usaha dan peralatan turut diberikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Di sektor infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang merealisasikan pembangunan dan pemeliharaan jalan sepanjang 46,917 kilometer serta pembangunan dua unit jembatan.


Sementara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat 164 unit melalui DAK Tematik dan 55 unit bantuan stimulan perumahan swadaya (MBR).


Fase Konsolidasi dan Perluasan Cakupan


Laporan ini menegaskan bahwa 2025 menjadi fase konsolidasi sekaligus ekspansi Program Prioritas Beramal.


Pemerintah Kabupaten Kolaka berkomitmen memperluas cakupan layanan hingga wilayah terpencil, memperkuat tata kelola berbasis data, serta memastikan keberlanjutan dampak sosial dan ekonomi.


Sebagaimana kutipan dalam laporan tersebut, “Jika pembangunan adalah sebuah raga, maka data adalah denyut nadinya.” Data itulah yang kini menjadi fondasi arah kebijakan pembangunan Kolaka ke depan. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • IPM Naik, Kemiskinan Turun: Program Prioritas Beramal 2025 Dorong Lompatan Pembangunan Kolaka

Terkini

Topik Populer

Iklan