![]() |
| PT Vale Indonesia Tbk serahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir pada (8/5) kemarin di wilayah Kecamatan Pomalaa. Bantuan diserahkan pada Jumat (22/5/2026). | Foto: Hasrul |
KOLAKA, IVK – Banjir besar yang melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pomalaa pada 8 Mei 2026 lalu, menyebabkan kerusakan rumah dan aset pertanian warga.
Pemerintah setempat menegaskan bencana ini murni akibat kondisi alam, dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan sejumlah perusahaan, terutama PT Vale Indonesia, dalam membantu pemulihan dampak bencana.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Totobo, banjir yang terjadi kali ini merupakan yang terbesar selama masa jabatan beliau.
Di wilayah desa tersebut, tercatat sekitar 16 rumah terdampak dengan kerusakan berupa perabotan seperti lemari, kursi, dan tempat tidur yang terendam air.
Selain pemukiman, sektor pertanian dan perikanan juga mengalami kerugian cukup besar, meliputi 7 hektare sawah yang sudah siap panen dan 7 unit tambak berisi ikan bandeng serta nila milik warga.
"Pada dasarnya namanya bencana itu tidak ada yang minta. Itu semua karena kondisi alam, tidak ada pihak yang bisa disalahkan," ujar Kepala Desa Totobo.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan khusus untuk pemulihan sawah dan tambak. Pemerintah desa pun telah mengajukan permohonan penanganan serta normalisasi saluran air, dan menargetkan realisasi pekerjaan tersebut pada awal bulan mendatang.
Merespons dampak bencana, PT Vale Indonesia melalui bagian Hubungan Eksternal IGP Pomalaa menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak.
Muh Febrianto Raharjo, perwakilan perusahaan, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan lingkungan pemukiman pasca banjir, serta menyiapkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian.
"Di Desa Totobo kami salurkan 20 paket bantuan untuk 20 Kepala Keluarga, yang berisi sembilan jenis kebutuhan pokok seperti beras, telur, kopi, teh, minyak goreng, dan gula. Selanjutnya bantuan serupa juga akan disalurkan ke Desa Huko-Huko dan Desa Pesouha," kata Febrianto.
Di Desa Pesowa, PT Vale juga diketahui telah membantu pembangunan satu unit rumah bagi warga yang tidak memiliki tempat tinggal.
Camat Pomalaa, Berry Harland Rais Galu, sangat mengapresiasi langkah nyata PT Vale Indonesia yang konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah.
Secara keseluruhan, banjir di Kecamatan Pomalaa mempengaruhi hampir 100 warga, dengan rincian: Desa Pesouha sekitar 19 KK, Desa HukoHuko sekitar 16 KK, Desa Pelambua sekitar 20 KK, dan Desa Totobo 20 KK.
"Terima kasih banyak atas bantuan dan dedikasi PT Vale. Ke depannya kami berharap kerja sama ini tidak hanya saat bencana, tapi juga bisa mencakup peningkatan kualitas infrastruktur wilayah kami," ujar Berry. (rul)
