Iklan

terkini

PT Vale Buka Akses Pasar Nasional bagi UMKM Binaan di Luwu Timur

7/12/26, 22:09 WIB Last Updated 2026-07-12T15:10:28Z

UMKM binaan PT Vale Indonesia Tbk tampil di perayaan Hari HKG PKK Nasional ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9-11 Juli 2026. | Foto: Istimewa

MAKASSAR, IVK – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Salah satunya dengan membawa produk-produk unggulan binaannya tampil pada perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 di Makassar, Sulawesi Selatan.


Dalam pameran yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar pada 9–11 Juli 2026 tersebut, PT Vale memperkenalkan berbagai produk kriya hasil karya masyarakat Luwu Timur, di antaranya anyaman Teduhu dari Desa Nuha dan Sampa Konao dari Desa Matano.


Keikutsertaan itu menjadi bagian dari implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang selama ini dijalankan perusahaan untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.


Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan partisipasi dalam ajang berskala nasional tersebut merupakan upaya memperluas akses pasar bagi UMKM binaan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.

 

"Tujuan kami mendukung kegiatan ini adalah agar masyarakat binaan semakin mandiri secara ekonomi, usahanya berkelanjutan, dan produk-produk lokal mereka semakin dikenal, bukan hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional," ujar Endra di sela-sela pameran.


Menurut Endra, pendampingan yang diberikan PT Vale tidak hanya sebatas promosi. Perusahaan juga memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari penyediaan sarana usaha hingga pelatihan manajemen, pemasaran, peningkatan kualitas produk, proses produksi, hingga strategi branding dengan menghadirkan narasumber berpengalaman.


Selain itu, PT Vale terus membuka akses promosi melalui berbagai pameran, termasuk kegiatan bersama Kementerian ESDM, serta menghadirkan UMKM Gallery sebagai etalase permanen produk-produk binaan.


Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah anyaman Teduhu. Produk tradisional tersebut dinilai memiliki nilai budaya tinggi, namun kini menghadapi tantangan regenerasi pengrajin.

 

"Dulu pengrajinnya cukup banyak, tetapi sekarang mulai berkurang karena generasi muda kurang tertarik. Karena itu kami melakukan pelatihan kepada anak-anak muda agar keterampilan ini tidak terputus dan tetap lestari," jelas Endra.


Upaya pembinaan tersebut mulai membuahkan hasil. Sejumlah UMKM binaan kini telah mengikuti berbagai pameran di tingkat provinsi hingga nasional, termasuk di Jakarta.


Saat ini, sekitar lima hingga sepuluh UMKM telah berhasil memperluas pasar hingga tingkat provinsi, dengan sektor makanan dan minuman masih menjadi penyumbang terbesar.


Sebagai bagian dari strategi memperluas pemasaran, PT Vale juga memanfaatkan produk-produk UMKM binaan sebagai suvenir resmi bagi tamu dan mitra perusahaan.


Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM di Luwu Timur.


Tak hanya mengikuti pameran, PT Vale juga berpartisipasi dalam rangkaian HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat Anti Mager yang digelar pada Sabtu (11/7) dengan titik start di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.


Partisipasi tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PT Vale Buka Akses Pasar Nasional bagi UMKM Binaan di Luwu Timur

Terkini

Topik Populer

Iklan