Iklan

terkini

Revitalisasi Pasar Raya Mekongga Dimulai, PT Vale Siapkan Konsep Pasar Berkelanjutan

2/28/26, 17:00 WIB Last Updated 2026-02-28T12:24:27Z
CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto meletakkan batu pertama revitalisasi Pasar Raya Mekongga bersama pemerintah daerah Kabupaten Kolaka, di Kelurahan Lamokato, Kolaka, Sabtu (28/2/2026). | Foto: Noval


KOLAKA, IVK – Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kolaka kembali mendapat dorongan baru.


Pemerintah Kabupaten Kolaka bersama PT Vale Indonesia memulai proses revitalisasi Pasar Raya Mekongga, yang diharapkan menjadi pusat ekonomi modern sekaligus berkelanjutan di wilayah tersebut.


Revitalisasi itu bertajuk Groundbreaking Pasar Raya Mekongga dilaksanakan di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sabtu (28/2/2026).


Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto menjelaskan bahwa pembangunan pasar ini tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.


Menurutnya, perkembangan industri di Kolaka akan membawa dampak besar, terutama meningkatnya jumlah pekerja dan pencari kerja yang datang ke daerah tersebut.


Karena itu, dukungan infrastruktur sosial dan ekonomi menjadi hal yang sangat penting.


“Kami merasa tidak adil jika industri berkembang pesat, banyak tenaga kerja datang, tetapi tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai untuk kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah keberadaan pasar yang layak,” ujar Bernardus.


Ia mengungkapkan bahwa ide pembangunan pasar tersebut muncul dalam diskusi bersama pemerintah daerah sekitar setahun lalu, kemudian ditindaklanjuti dengan pembahasan internal perusahaan.


Lebih jauh, Bernardus menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam, khususnya nikel, harus dibarengi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.


“Nickel adalah sumber daya yang tidak terbarukan. Ketika kita mengambilnya dari bumi, kita juga harus memastikan dampak positif bagi masyarakat. Jangan sampai kita hanya mengambil sumber dayanya tetapi meninggalkan dampak negatif,” katanya.


Ia juga menambahkan bahwa pasar yang akan dibangun nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti sistem pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.


Pasar Berusia 29 Tahun Direvitalisasi


Bupati Kolaka, Amri, mengatakan revitalisasi Pasar Raya Mekongga merupakan bagian dari program prioritas daerah melalui visi pembangunan “Beramal”.


Dimana visi itu menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan serta pengelolaan lingkungan dan kawasan perkotaan.


Pasar Raya Mekongga sendiri telah berdiri selama sekitar 29 tahun dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kolaka.


Namun seiring waktu, berbagai persoalan muncul, mulai dari kondisi infrastruktur yang menua, masalah sanitasi dan drainase, hingga keterbatasan kapasitas pasar.


“Pasar ini berdiri hampir tiga dekade lalu. Dalam perjalanan waktu, dinamika yang terjadi sangat besar, termasuk dua kali musibah kebakaran yang pernah menimpa para pedagang,” kata Amri.


Saat ini, Pasar Raya Mekongga memiliki luas sekitar 7,5 hektare dengan 38 blok perdagangan, terdiri dari 907 los dan sekitar 719 pedagang aktif.


Menurut Amri, revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun pengunjung.


“Revitalisasi ini bertujuan meningkatkan fasilitas pasar, menata kembali kios dan los, serta menjadikan pasar sebagai pusat distribusi barang yang lebih modern tanpa meninggalkan kearifan lokal,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Pembangunan revitalisasi pasar ini diperkirakan berlangsung selama dua tahun dengan nilai investasi sekitar Rp60 miliar.


Kolaka Diprediksi Jadi Kawasan Urban Baru


Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menilai pembangunan pasar tersebut memiliki arti strategis bagi masa depan Kolaka yang kini berkembang sebagai kawasan industri.


Menurutnya, perkembangan industri akan mendorong pertumbuhan jumlah penduduk dan pergeseran Kolaka menjadi wilayah urban baru dalam beberapa dekade ke depan.


“Kolaka akan menjadi kawasan urban karena arus manusia yang datang untuk bekerja. Karena itu konsep kebersihan, pengelolaan sampah, dan tata kota yang baik harus menjadi perhatian sejak sekarang,” kata Hugua.


Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan daerah.


“Pembangunan seperti ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah dan perusahaan bisa bekerja bersama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Revitalisasi Pasar Raya Mekongga diharapkan tidak hanya memperkuat aktivitas perdagangan lokal, tetapi juga menjadi simbol baru pertumbuhan ekonomi Kolaka di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri di wilayah tersebut. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Revitalisasi Pasar Raya Mekongga Dimulai, PT Vale Siapkan Konsep Pasar Berkelanjutan

Terkini

Topik Populer

Iklan