Iklan

terkini

KKN USN Kolaka Hadir di Desa Sonai Konawe, Bawa 7 Program Pemberdayaan untuk Warga

9/09/26, 09:05 WIB Last Updated 2026-09-09T02:09:11Z

Mahasiswa KKN USN Kolaka perkenalkan tujuh program pemberdayaan masyarakat di Desa Sonai, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe. | Foto: Istimewa

KONAWE, IVK Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menghadirkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di Desa Sonai, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe.


Kehadiran mahasiswa KKN di desa tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui program yang menyasar peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta pemberdayaan warga.


Dalam menjalankan program kerja, mahasiswa KKN USN Kolaka berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sonai untuk memastikan kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.


Koordinator Desa (Kordes) KKN, M. Fikran, menjadi salah satu penggerak koordinasi mahasiswa bersama Kepala Desa Sonai, Sujarwo, dalam merancang hingga menjalankan berbagai program selama masa pengabdian.


Sejumlah program yang digagas mahasiswa meliputi Rocket Stove, Papan Hukum Desa, Peta Desa, sosialisasi di tingkat SD, SMP dan SMA, Budidamber, Dagusibu, serta Tanaman Obat Keluarga (Toga).


Program Rocket Stove diperkenalkan sebagai inovasi sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.


Melalui program tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman kepada warga mengenai alternatif penggunaan tungku yang diharapkan lebih efisien dan memiliki manfaat dalam aktivitas rumah tangga.


Sementara itu, Papan Hukum Desa dibuat sebagai media informasi untuk membantu masyarakat mengetahui berbagai ketentuan dan regulasi yang berlaku di tingkat desa.


Adapun Peta Desa menjadi salah satu sarana informasi yang dapat membantu masyarakat mengenali wilayah, batas, serta kondisi geografis Desa Sonai.


Di sektor pendidikan, mahasiswa KKN juga menyasar generasi muda melalui kegiatan sosialisasi di sejumlah jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA.


Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan sekaligus mendorong siswa agar memiliki kesadaran terhadap pentingnya pendidikan, pengembangan diri, serta keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa.


Tak hanya pendidikan, mahasiswa juga memperkenalkan program Budidamber yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman sebagai salah satu alternatif pemanfaatan lahan secara produktif.


Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya yang tersedia sekaligus membuka peluang kegiatan produktif di lingkungan rumah.


Di bidang kesehatan, mahasiswa KKN menjalankan program Dagusibu, yakni Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang, sebagai edukasi mengenai pengelolaan obat secara tepat.


Melalui program tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang cara memperoleh, menggunakan, menyimpan hingga membuang obat dengan benar agar penggunaan obat di lingkungan keluarga menjadi lebih aman.


Mahasiswa juga mengembangkan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dengan mendorong masyarakat memanfaatkan tanaman yang memiliki nilai kesehatan dan dapat dibudidayakan di sekitar rumah.


Program Toga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat sekaligus menjadikan lingkungan rumah lebih produktif.


Kepala Desa Sonai, Sujarwo, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN USN Kolaka dan mengapresiasi berbagai program yang telah dilaksanakan selama berada di desa.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Sementara itu, Kordes KKN USN Kolaka, M. Fikran, mengatakan seluruh program yang dijalankan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kewajiban akademik mahasiswa.


“Kami berharap seluruh program kerja yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sonai,” kata M. Fikran.


Ia menambahkan, mahasiswa terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sonai agar setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat.


“Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN USN Kolaka untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam kehidupan bermasyarakat.


Kolaborasi mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan program KKN, tetapi dapat menjadi awal bagi lahirnya berbagai kegiatan pemberdayaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KKN USN Kolaka Hadir di Desa Sonai Konawe, Bawa 7 Program Pemberdayaan untuk Warga

Terkini

Topik Populer

Iklan