
![]() |
Mahasiswa KKN USN 2025 membuat plang edukasi lingkungan di Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka. |
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan.
Hal itu ditunjukkan dengan memasang plang edukasi peduli lingkungan di Desa Tamborasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mereka yang berfokus pada edukasi dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan desa.
Mereka tidak hanya memasang plang imbauan, tetapi juga menyertakan informasi penting tentang waktu penguraian sampah sebagai pengingat bagi warga Desa Tamborasi.
Plang yang berdiri kokoh ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dampak membuang sampah sembarangan.
Plang ini secara jelas memaparkan berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh alam untuk mengurai berbagai jenis sampah, sebuah fakta yang sering luput dari perhatian.
Berikut adalah beberapa data yang ditampilkan pada plang tersebut:
* Botol Teh Pucuk: Botol plastik jenis ini dikenal sangat sulit terurai secara alami waktu yang dibutuhkan untuk mengurai botol plastik PET sangatlah lama, yaitu berkisar antara 450 Tahun
* Kaleng Aluminium: Sampah jenis ini butuh waktu 80 hingga 100 tahun untuk benar-benar hancur.
* Kertas dan Kardus: Meskipun lebih cepat, sampah ini tetap membutuhkan waktu 2 hingga 5 bulan untuk terurai sempurna.
* Kulit Jeruk: Sampah organik ini memerlukan waktu sekitar 6 bulan untuk terurai.
Melalui plang ini, mahasiswa KKN USN Kolaka ingin menegaskan bahwa setiap sampah yang dibuang sembarangan akan menjadi "warisan" yang mencemari lingkungan selama bertahun-tahun.
Dengan adanya data visual ini, diharapkan masyarakat dapat berpikir dua kali sebelum membuang sampah sembarangan.
Inisiatif ini merupakan langkah nyata untuk membangun kesadaran kolektif demi terciptanya Desa Tamborasi yang bersih, sehat, dan lestari. (*)
*Tulisan ini dibuat oleh Mahasiswa KKN USN 2025 di Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka