Iklan

terkini

Usai Kontestasi Sengit, Rektor Terpilih USN Kolaka Ajak Seluruh Civitas Bersatu Bangun Kampus

7/31/26, 10:35 WIB Last Updated 2026-07-31T03:35:38Z
Usai kontestasi pemilihan pucuk pimpinan, Rektor terpilih USN Kolaka periode 2026-2030, Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd., ajak seluruh civitas bersatu bangun kampus. | Foto: Noval 


KOLAKA, IVK – Kontestasi pemilihan Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka memang telah usai.


Namun, bagi Rektor terpilih periode 2026–2030, Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd., kemenangan bukanlah akhir dari sebuah persaingan.


Sebaliknya, kemenangan itu menjadi awal untuk menyatukan seluruh keluarga besar USN Kolaka.


Syarifuddin mengakui proses pemilihan rektor kali ini menjadi salah satu kontestasi yang paling banyak menyita perhatian publik.


Bahkan, menurutnya, dinamika pemilihan tidak hanya menjadi pembahasan di Kolaka, tetapi juga menarik perhatian akademisi dari berbagai daerah di Indonesia.


"Kontestasi pemilihan rektor ini sampai menjadi perhatian nasional. Banyak yang menelepon dari luar daerah menanyakan bagaimana perkembangan di USN karena memang pembahasannya sangat ramai," ujarnya kepada Info Viral Kolaka, Jumat (31/7/2026) pagi.


Di tengah berbagai dinamika yang muncul selama proses pemilihan, Syarifuddin mengaku sengaja menginstruksikan tim pendukungnya untuk tidak terpancing isu-isu negatif.


Ia menegaskan sejak awal seluruh tim diminta menghindari penyebaran ujaran kebencian, isu SARA, maupun upaya mendiskreditkan kandidat lain.


"Kami tidak pernah mengajarkan untuk menyerang lawan. Kami memilih diam, bersabar, dan tetap menjaga etika. Alhamdulillah, akhirnya kesabaran itu membuahkan hasil," katanya.


Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari soliditas tim yang saling mengingatkan agar tetap mengedepankan sikap santun selama kontestasi berlangsung.


Ia bahkan mengungkapkan, ketika situasi mulai memanas, selalu ada anggota tim yang mengajak semua pihak menahan diri agar tidak terpancing provokasi.


Kini, setelah resmi terpilih, Syarifuddin memastikan tidak ada lagi kubu-kubu yang terbentuk selama pemilihan.


Ia menegaskan seluruh civitas akademika kini berada dalam satu barisan yang sama.


"Sebelum pengumuman memang ada kubu A, kubu B, dan kubu C. Tetapi setelah hasil keluar, tidak ada lagi kubu. Yang ada sekarang hanya satu kubu, yaitu kubu USN," tegasnya.


Semangat persatuan itu, kata dia, juga akan menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda kepemimpinan empat tahun ke depan.


Syarifuddin menegaskan dirinya tidak akan menghapus seluruh program yang telah dijalankan pimpinan sebelumnya.


Ia justru ingin melanjutkan program-program yang dinilai berhasil, sembari melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang masih perlu diperbaiki.


"Tagline kami adalah perubahan. Tetapi perubahan yang kami maksud bukan mengubah semuanya. Program yang sudah baik tentu akan kami lanjutkan, sedangkan yang masih kurang akan kami evaluasi dan perbaiki bersama," jelasnya.


Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen kampus, termasuk kandidat yang sebelumnya menjadi rival dalam pemilihan rektor.


Menurutnya, membangun USN tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu kelompok.


Karena itu, seluruh gagasan yang dinilai baik dari para kandidat lain tetap akan dipertimbangkan untuk diimplementasikan.


"Bukan hanya tim kami yang akan diajak berdiskusi. Semua adalah bagian dari keluarga besar USN. Kalau ada program yang baik dari kandidat lain, tentu akan kami adopsi demi kemajuan kampus," ujarnya.


Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Syarifuddin berencana menggelar kegiatan bertajuk **Jumat Berkah** usai pelantikan nanti.


Kegiatan tersebut akan diisi dengan makan bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan kampus, hingga penataan kawasan agar lebih bersih, indah, dan nyaman.


"Kami ingin mengawali kepemimpinan dengan kegiatan sederhana tetapi penuh makna, yaitu kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kampus," katanya.


Mengenai jadwal pelantikan, Syarifuddin mengatakan hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.


Meski demikian, ia memperkirakan pelantikan akan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026 setelah seluruh administrasi rampung.


Sambil menunggu pelantikan, komunikasi dengan pihak kementerian terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjalankan kepemimpinan baru di USN Kolaka.


"Kami tetap menunggu keputusan resmi dari kementerian. Yang pasti, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya agar setelah dilantik bisa langsung bekerja," pungkasnya. (nov)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Usai Kontestasi Sengit, Rektor Terpilih USN Kolaka Ajak Seluruh Civitas Bersatu Bangun Kampus

Terkini

Topik Populer

Iklan