Iklan

terkini

Sosok Pelajar Berprestasi SMANSA Kolaka Sarhan Faraj di Mata Guru dan Pelatih

8/26/25, 11:25 WIB Last Updated 2025-08-26T04:26:16Z
Sarhan Faraj menerima penghargaan berupa piagam dan sertifikat dari pihak sekolahnya di SMA Negeri 1 Kolaka atas prestasinya juara satu pada ajang O2SN tingkat kabupaten dan provinsi.


Sarhan Faraj, pelajar berprestasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMANSA) Kabupaten Kolaka menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional cabang olahraga (Cabor) Karate kategori Kata Perorangan Putra.


Putra sulung bapak Suarman itu bisa lolos seleksi nasional setelah dua kali meraih juara 1, yakni pada O2SN tingkat Kabupaten Kolaka dan Provinsi Sultra.


Prestasinya itu tidak terlepas dari didikan orang tua, guru, dan pelatih karate yang membentuk kepribadian Sarhan selama ini.


“Saya sebagai wali kelasnya (Sarhan) sejak kelas X. Kalau kepribadian anak ini memang sopan dan penurut,” kata Wali Kelas Sarhan Faraj, Min saat ditemui di SMANSA Kolaka, Senin (25/8/2025) pagi.


Selain prestasinya dalam bidang karate hingga ke jenjang nasional, Sarhan juga memiliki kelebihan lain di sekolah.


Pelajar berusia 16 tahun itu terampil dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ia juga aktif dan tekun saat belajar di sekolah.


Lebih lanjut, selain unggul di bidang ekstrakurikuler dan akademik, Sarhan juga dikenal di kalangan gurunya memiliki simpati yang tinggi terhadap sesama.


“Saya melihat anak ini (Sarhan) punya jiwa sosial, selalu berbagi jika melihat temannya yang agak kurang,” jelas Wali Kelas Sarhan, Min.


Melihat pencapaian muridnya itu, Min berharap Sarhan Faraj dapat mengikuti seleksi nasional dengan baik dan berlaga di mancanegara.


“Kami sebagai dewan guru hanya bisa mensupport dan mendoakan, karena selain itu tentu ada orang tua di rumahnya sebagai pemandu utama yang memberikan dukungan hebat dan mantap,” ucapnya.


Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kolaka Yoyok Priyo Dwi, menjelaskan proses yang dilalui Sarhan hingga bisa lolos ke tahap seleksi nasional.


Kata Yoyok, awalnya Sarhan harus melewati proses seleksi di dalam sekolah terlebih dahulu.


Setelah melewati itu, baru kemudian Sarhan diutus untuk mengikuti seleksi di tingkat kabupaten.


Karena mendapat juara satu di tingkat kabupaten, maka selanjutnya Sarhan dipercaya mewakili Kolaka untuk berlaga di tingkat provinsi.


Pelajar berprestasi pada ajang O2SN Kelas XI SMA Negeri 1 Kolaka, Sarhan Faraj.


Di tingkat provinsi, Sarhan berhasil mengharumkan nama baik SMA Negeri 1 Kolaka dan Kabupaten Kolaka.


Sebab Sarhan berhasil meraih juara satu mengalahkan pesaingnya dari kabupaten lain di Provinsi Sultra.


Kemenangan itu kemudian menjadi tiket untuk Sarhan Faraj ikut serta dalam ajang O2SN Cabor Karate kategori Kata Perorangan Putra di jenjang nasional mewakili Provinsi Sultra.


“Hasil pembinaan dan motivasi yang selama ini diberikan dari sekolah melalui kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler, sehingga anak ini layak dan pantas untuk ke tingkat nasional,” kata Yoyok.


Ia menambahkan, semua pencapaian Sarhan ini tidak terlepas dari peran berbagai pihak. 


Mulai dari pelatihnya di perguruan Yusuf Karate Dojo-INKAI, Senpai Andi Yusuf yang membina Sarhan.


Lalu ada peran Wali Kelas Sarhan, Min yang selalu memberikan dorongan berupa memotivasi untuk tampil baik dalam setiap kegiatan dan ajang perlombaan.


“Dan tidak salah juga, karena pendaftaran perlombaan karate ini melalui online, dalam hal ini dapodik yang dibantu oleh pak Muhammad Akbar sehingga Sarhan bisa terdaftar dan mengikuti proses seleksi hingga ke tingkat nasional,” jelasnya.


Namun terlepas dari segala aspek pembinaan yang diberikan guru dan pelatih, Yoyok mengungkapkan jika semua itu akan kembali lagi pada kecakapan dan kemauan Sarhan sebagai peserta didik.


“Tapi anak ini (Sarhan) luar biasa taat terhadap guru-gurunya, kemudian tertib juga dalam mengikuti latihan-latihan, sehingga tadi saya katakan layak dan pantas untuk ke tingkat nasional,” ungkapnya.


Senada, Pelatih Perguruan Yusuf Karate Dojo-INKAI, Senpai Andi Yusuf, mengatakan bahwa terkait prestasi Sarhan sebagai atlet tidak terlepas dari dukungan penuh orang tua.


Dukungan secara maksimal dari orang tua juga dibarengi dengan besarnya kemauan dan talenta dari Sarhan.


“Sarhan memang menunjukkan bakat sejak dulu. Sarhan ini mulai latihan sejak Kelas 5 SD, dan bila dilihat, dibandingkan atlet seusianya Sarhan masuk kategori anak yang cepat berkembang,” kata Yusuf.


Konsistensi jadwal latihan, fasilitas olahraga, hingga motivasi dari pihak sekolah membuat Yusuf tidak mendapat banyak kesulitan dalam melatih Sarhan.


“Jadi persiapannya memang sudah dari dulu karena ada atau tidak ada event anak-anak tetap latihan. Kita fokuskan memang untuk persiapan kejuaraan-kejuaraan yang akan dihadapi,” jelasnya. 


Sebagai informasi, untuk kompetisi O2SN Cabor karate kategori kata perorangan putra di tingkat provinsi kali ini menggunakan metode Dalam Jaringan (Daring).


Dimana peserta olimpiade cukup mengunggah video yang memperlihatkan gerakan-gerakan kata.


Setelah video diunggah, pihak sekolah akan mengirim tautan video tersebut untuk selanjutnya dinilai oleh juri.


“Untuk kendala secara teknis alhamdulillah tidak ada. Paling biasa hanya untuk berkomunikasi dengan tiap provinsi, itu saja. Sedangkan dengan metode-metode penilaian itu biasanya ada yang berubah, hanya itu saja kendalanya,” jelas Operator IT SMA Negeri 1 Kolaka, Muhammad Akbar. (IVK)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sosok Pelajar Berprestasi SMANSA Kolaka Sarhan Faraj di Mata Guru dan Pelatih

Terkini

Topik Populer

Iklan